SURABAYA - Sesi pertama Bazar Ranmor tepatnya pada hari Rabu 21 Januari 2026, di halaman Polrestabes Surabaya kembali dipadati warga, dan kali ini masyarakat datang untuk mengambil sepeda motor hasil pengungkapan kasus pencurian yang ditampilkan dalam Bazar Ranmor.
Dari pantauan awak media, antusias warga tidak hanya dari Surabaya, melainkan ada juga dari berbagai daerah tumpah ruah, Bazar ranmor ini dimulai pukul 08.00 WIB itu sempat memicu kepadatan lalu lintas di Jalan Veteran akibat banyaknya kendaraan yang parkir di sekitar lokasi.
Acara yang dijadwalkan dimulai pada pukul 08.00 WIB ini, dibuka dengan apel pagi oleh jajaran dan anggota kepolisian, sejak pukul 08.00 WIB.
Bazar Ranmor di Polrestabes Surabaya sedang berlangsung hari ini, 21 Januari 2026, dan akan berlangsung hingga 23 Januari 2026, dengan sesi kedua pada 26-30 Januari 2026. Acara ini bertujuan untuk mengembalikan kendaraan bermotor yang dicuri kepada pemiliknya.
Pelaksanaan Bazar Ranmor saat di buka antriannya, Kapolrestabes Kombes Pol Lutfie Setiawan, S.I.K, M.H, M.Si, mengatakan kepada warga yang hendak mengambil motor agar membawa bukti kepemilikan, seperti BPKB, STNK, atau lembar tilang. Ia juga menegaskan proses pengambilan kendaraan tidak dipungut biaya alias gratis," ucapnya, Rabu (21/01/2026)
Dalam keterangan pers di area lokasi Bazar ranmor, Lutfie mengatakan juga, jumlah sepeda motor yang ditampilkan pada hari pertama pembukaan bazar motor curian di Polrestabes Surabaya bertambah signifikan, dan total kendaraan yang dihadirkan kini mencapai 1.050 unit.
“Jumlah motor hari ini terus bertambah, sampai menjelang dibukanya bazar, kami dari pihak kepolisian terus berupaya melakukan pengungkapan,” katanya.
Polrestabes Surabaya telah membagi area bazar menjadi beberapa blok untuk memudahkan pencarian kendaraan. Jika Anda merasa kehilangan motor, pastikan untuk memeriksa data kendaraan di media sosial Polrestabes Surabaya atau datang langsung ke lokasi.
Selanjutnya acara juga dilanjutkan dengan pemasangan 200 unit alarm di pasang di sepeda motor gratis bagi warga Surabaya, Kemudian Kapolrestabes juga menghimbau bagi warga kota Surabaya untuk lebih berhati-hati dalam memarkirkan kendaraan nya."Pungkasnya
(Red)
dibaca


Posting Komentar