Surabaya — Yayasan Baitul Multazam menggelar acara doa bersama memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW serta doanya anak-anak yatim, yang berlangsung pada malam hari, Minggu, 31 Agustus 2026, pukul 19.00 WIB. Acara tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Yayasan Baitul Multazam dan dihadiri oleh jamaah, santri, serta para donatur setia yayasan.
Acara begins dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an yang dipimpin oleh salah satu santri Yayasan Baitul Multazam. Suasana khidmat terasa sejak awal penyelenggaraan, di mana para hadirin duduk bersila membentuk lingkaran di aula utama yayasan. Ketua Yayasan Baitul Multazam dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan sekadar ritual tahunan, melainkan momen untuk meneladani akhlak mulia Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam dalam kehidupan sehari-hari.
"Maulid Nabi adalah jendela hati kita untuk semakin cinta kepada Rasulullah. Mari kita jadikan kecintaan ini sebagai motivasi untuk lebih peduli terhadap sesama, khususnya anak-anak yatim yang menjadi tunggak harapan umat," ujar Ketua Yayasan Baitul Multazam.
Setelah pembacaan sholawat dan riwayat hidup Nabi Muhammad SAW (mawlid), acara dilanjutkan dengan doa bersama yang dipandu oleh Ustadz undangan. Para hadirin antusias mengangkat tangan berdoa, semoga generasi muda Indonesia menjadi generasi yang shaleh, bangsa Indonesia diberkahi kemuliaan, dan para yatim piatu mendapatkan perlindungan serta rezeki yang berlimpah dari Allah SWT.
Salah satu poin penting dalam kegiatan malam itu adalah perhatian khusus terhadap para anak yatim. Ketua Yayasan menekankan bahwa yatim bukan beban, melainkan amanah yang harus kita jaga dan layani dengan sebaik-baiknya. "Setiap anak yatim yang kita rawat hari ini akan menjadi kepala keluarga yang tangguh di masa depan. Mereka adalah calon pemimpin umat," tambahnya.
(Indri)
dibaca

Posting Komentar